UCAPAN KEBENCIAN

Download the EJN 5-point test for hate speech in Indonesian and use it in your newsroom.

MEMBALIK HALAMAN KEBENCIAN: SEBUAH KAMPANYE MEDIA UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI DI JURNALISME

Jika kita berbicara mengenai ucapan kebencian (hate speech), Para jurnalis dan editor harus berhenti dan mengambil waktu untuk mempertimbangkan konten yang mungkin berdampak menyinggung dan menghasut. Test berikut ini, dikembangkan oleh EJN dan didasari standar internasional, menyorot pertanyaan di dalam proses pengumpulan, penyusunan, dan penyebaran berita dan membantu meletakkan apa yang dikatakan dan siapa yang berkata demikian dalam konteks yang etis.

Hate Speech 5-Point Test - Indonesian

UJI COBA 5 LANGKAH UNTUK PARA JURNALIS

1. STATUS DARI PEMBICARA

  • Bagaimana posisi mereka dapat mempengaruhi tujuan mereka?
  • Haruskah mereka kita dengarkan atau dapat kita abaikan?

2. JANGKAUAN PESAN

  • Seberapa jauh pesan tersebut pergi?
  • Apakah ada pola perilaku?

3. TUJUAN DARI PESAN

  • Bagaimana pesan ini dapat menguntungkan pembicara dan kepentingan mereka?
  • Apakah pesan ini sengaja disampaikan untuk merugikan pihak lain?

4. ISI DARI PESAN

  • Apakah pesannya berbahaya?
  • Dapatkah pesan ini menyebabkan kekerasan satu sama lain?

5. IKLIM SEKITARNYA SOSIAL/EKONOMI/POLITIK

  • Pihak mana yang dapat dipengaruhi secara buruk?
  • Apakah pernah ada riwayat konflik atau diskriminasi?

 

  • JANGAN HANYA MENJADI BERITA SENSASIONAL
  • JANGAN MENERBITKAN SECARA TERGESAGESA
  • AMBILLAH SEBUAH WAKTU UNTUK MERENUNG

Hate Speech

The dangers of hate speech in journalism are well known and can have tragic consequences. In response, the Ethical Journalism Network launched the Turning the Page of Hate campaign in 2014 to mark the 20 year anniversary of the Rwandan genocide.

Find our more about the EJN test for hate speech